"untuk... ayah tercinta, aku… ingin bernyanyi, walau… air mata di pipiku,,, ayah... dengarkanlah, aku… ingin bertemu, walau... hanya dalam mimpi". bait lagu ini membuat aku jauh menerawang kembali ke hari-hari ku yang silam, hari-hari dimana aku masih bisa melihat senyum ayah tersayang, detik-detik dimana aku masih bisa merasakan kehangatan seorang ayah tercinta, semua terasa begitu indah, semua tak kan terlupakan. Bagiku ayah adalah seorang pahlawan, ayah adalah sosok yang begitu penyayang terhadap keluarga, beliau begitu sabar, beliau begitu lembut, beliau begitu murah senyum, tak pernah sedikitpun ayah marah padaku dengan kasar. Saat aku malas belajar ayah memompa semangatku dengan nasihat yang membuat semangatku membara “belgis, tanamkan pada dirimu bahwa belajar itu seperti makan, jika kamu tidak makan maka kamu akan lapar, begitu juga dengan belajar, jika kamu tidak belajar maka kamu akan kelaparan”, aku tersenyum dan dengan ringan kujawab “tapi, kalau gak belajar koq perut belgis gak lapar ya yah”,,, hemm ^_^ ...dengan sabarnya ayahku menjawab “belgis,,, bukan perutmu yang lapar sayang,,, tapi otakmu, hatimu, yang akan kelaparan, otakmu lapar dengan pengetahuan, hatimu lapar dengan ilmu, jika kamu tidak memberinya makan maka otak dan hatimu akan mati, jika itu yang terjadi maka sia-sialah apa yang Allah berikan padamu, kalau belgis cinta Allah, pandai-pandailah bersyukur atas pemberiannya, gunakanlah pemberian allah dengan sebaik-baiknya…” aku yang saat itu masih 9 tahun berusaha selalu mengingat apa yang ayah katakan, dan hingga kini saat aku malas belajar rekaman memori saat itu kembali tersintesa dengan jelas di depan mataku.
Ayah mengajarkanku untuk selalu mengingat Allah pada setiap hembusan nafas yang ku hembuskan, ayah selalu mengajakku untuk meletakkan nama Allah dalam setiap aliran darah yang mengalir ditubuhku, ayah selalu membuat hatiku untuk memanggil-manggil nama Allah dalam setiap waktu, ayah selalu membawaku untuk mengenal Allah, mengenal Allah dengan sebenar-benar kenal (ma’rifah billah, haqqa ma’rifatih).
Tapi, 27 November 2007,,,, ayah telah kembali padaNya, ayah kembali dengan tersenyum seakan menyambut senyum RoobNya, dan kami, aku, ibu, adek, saudara, tetangga, menangis haru atas kepergiannya.
“Laailaahaillallah,,, laailaahaillah,,, laailaahaillah,,, Muhammadurrosulullah” gema tahlil mengiringi kepergiannya,,, ingin aku menghentikan langkah mereka yang membawa ayahku pergi, ingin aku berkata “jangan bawa pergi ayahku, izinkan aku sedetik lagi untuk melihatnya, izinkan aku semenit lagi untuk memeluknya”, namun aku sadar ayah bukan milikku, ayah milik Robbku, kapan pun Allah mau mengambilnya dariku aku harus ikhlas melepasnya, ikhlas dan percaya bahwa itu yang terbaik untuk ayahku, ayah terlalu lama sakit, 6 tahun serosis mengikis habis tubuhnya yang gagah, selama itu ayah menderita sakit yang luar biasa,,, tapi aku bangga, tak sedikit pun ayah mengeluh, ayah begitu sabar menerima semua cobaan, ayah tetap tegar dan tersenyum riang walau beliau sendiri tahu bahwa sakitnya sudah begitu parah, beliau juga tahu bahwa hidupnya tinggal menunggu waktu, tapi ayah pasrah, ayah ikhlas, dan ayah tetap tersenyum dengan indah hingga akhirnya senyum dan lantunan syahadad itu menutup kedua matanya untuk selamanya.
Jika para pecinta berkata pada kekasihnya “sayanggg….. kau adalah cintaku”
Jika para punjabi berkata pada wanitanya “cintaaa….. kau adalah sayangku”
Huhuhu……. Gombal ahhh……. :p
Hei cewek,,,,,, Saat lelaki bilang CINTA, SAYANG, SUKA, please deh….. jangan langsung di percaya (hohoho….. para cowok, ampuni aku)
Sebaiknya, Cewek uji dulu deh seberapa besar kesungguhan lelaki itu, cewek liat dulu bagaimana usahanya untuk meraih cintamu. Jika dia tetap baik padamu walau kamu cuek terhadapnya, jika dia tetap sabar menantimu walau berkali-kali kamu menolaknya, jika dia tetap tersenyum walau kamu selalu melototinya, maka……. Kamu boleh deh menyimpulkan bahwa dia benar-benar suka padamu (tapi, hipotesis (dugaan sementara) aja ya,,, :D)
Terusss….. kamu mulai tanya pada hatimu,,,,, cintakah kamu padanya??? Sayangkah kamu padanya??? Sukakah kamu padanya??? Jika hatimu bilang “IYA” maka kamu harus siap terima dia apa adanya,,, tapi, tetep kudu WASPADA lo yaa…., soalnya biasanya cowok itu sok baik banget saat nembak (dor,dor,dorrr) tapi, kalau sasaran udah kena (udah diterima cintanya) mulai muncul deh belangnya.
Mulai muncul keinginan mereka untuk cling-cling (melirik cewek lain), mulai muncul keinginan mereka untuk suittt-suittt (godain cewek lain), mulai muncul keinginan mereka untuk klik-klik (kedip2in mata ke cewek lain), kalau udah gitu gimana??? Aduhhhhh………. Kasian kamu deh cewek Lalu,,, kamu tinggal nunggu waktu untuk dicari-cari kesalahanmu, terusss…… kamu bakal dimarah-marahin, kamu bakal dicuekin, kamu bakal di bilang seperti anak kecil,,,,, dan yang paling parah kamu bakal di PUTUSIN.
So,,, sebagai Cewek, kita harus Hati-hati sama mahluk yang namanya COWOK, jadi cewek harus Co-Ol dikit deh….. biarin mereka yang penasaran sama kita,,, :D
tapi perlu diingat juga, kalau kita ingin di SETIA-I maka kita harus berusaha menjadi orang yang SETIA, kalau kita ingin di KASIH-I maka kita harus berusaha menjadi pribadi yang mengasihi, kalau kita ingin di BAIK-I maka kita harus berusaha menjadi orang yang baik hati (kalau diterusin= = = = = =tidak sombong dan suka menabung), dan kalau kita ingin di MENGERTI maka kita harus bisa terlebih dulu mengerti. Yang pasti, apa yang kita dapat itu adalah buah dari perbuatan kita sendiri.
Jadi, kalau mau dapet cowok yang baik….., ayooo….. Koreksi diri, dan selalu berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi. ^_^
ini nih, satu-satunya film india yang paling aku suka banget, film india yang TOP banget, seribu kali nonton gak bakalan ada bosen-bosennya. film ini nyeritain bagaimana cinta sejati yang terjadi pada dua insan, tanpa bertemu, tanpa bertatap muka, tanpa suara, terjadi ikatan yang indah antara keduanya,,,
Without meeting each other
Without having seen each other
Without speaking with each other
They started falling in love
Without meeting... Without speaking...
Without having seen each other
That's a beautiful bond
wahhh... ada nggak ya yang seperti itu di zaman sekarang...??? :D