Rintik hujan menyapu butiran perisai kelenjar
mengalir, mendayu dalam sangkar
hanya buih yang berdendang
menggema irama luka yang gersang
Biarlah...,
biarkan rintik hujan tak henti
agar tak satupun tahu
perisai kelenjar telah menganak sungai hindi
Dalam hening dikesunyian malam ini
perisai kelenjar menjadi saksi
berjuta suka, luka, duka yang terpatri
kini tinggal hitungan jari
Tidak ada komentar:
Posting Komentar