Label

Senin, 03 Januari 2011

Rencana Tuhan

inikah Rencana Tuhan?, desirku dalam hati

adakalanya buta menghalangi penglihatan
namun,  pada akhirnya sinarpun menembus gelap pekat tak bertuan

ia datang sembari menyapa bijak
tanpa polesan dusta dan keangkuhan

bak kicau burung di pagi hari
bak aliran air dari hulu ke hilir
bak anggur yang jatuh dari pohonnya
bak manisnya coklat di ujung pengecap tak bertulang

lalu, aku seakan tertawanmaka tak salah jika saat itu
kupahatkan bait dalam angan utophia
aku ingin melihatnya bahagia
aku ingin melihatnya ceria
aku ingin melihatnya bersukaria
berselimut canda tawa
bersulam senyum ceria

dan ingin kubertkata "tawamu madu senyummu mawar"

maka untuk mengukirnya
biarlah aku menjadi lilin ringkih yang selalu ada saat dibutuhkan

hingga aku mampu menyibak kegelapan
yang telah membekap sinar mentari di ufuk penantian

yaa...,
inilah Rencana Tuhan
maka nikmatilah..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar